Jawaban singkat
Musik adalah salah satu kegiatan termudah untuk dinikmati bersama orang dengan demensia. Susun daftar lagu pribadi dari musik masa mudanya, keyakinannya, dan keluarganya, putar tanpa iklan atau suara latar, lalu bernyanyi, bertepuk tangan, bergoyang, atau sekadar mendengarkan bersama. Pilih musik yang tenang atau yang riang sesuai suasana, jaga volumenya tetap lembut, dan hentikan jika sebuah lagu membuatnya sedih atau gelisah.
- Musik yang bersifat pribadi paling cocok: aliran yang beliau sukai saat dewasa muda, ditambah musik dari keyakinan, budaya, dan acara keluarganya.
- Putar satu hal saja setiap kali, tanpa iklan dan dengan TV dimatikan.
- Bernyanyi, bertepuk tangan, bergoyang, dan sekadar mendengarkan semuanya adalah cara untuk ikut serta.
- Gunakan musik yang lebih tenang untuk menenangkan dan musik yang lebih riang untuk membangkitkan suasana hati, dan perhatikan tanggapan orang tersebut.
- Penelitian tentang sesi musik terstruktur masih terbatas; kami menyarankan musik sebagai sesuatu yang menyenangkan untuk dinikmati bersama, bukan sebagai pengobatan.
Di halaman ini (6 bagian)
Musik adalah salah satu hal paling sederhana yang bisa Anda nikmati bersama orang dengan demensia. Musik tidak menuntut apa pun: tidak ada jawaban yang benar, tidak ada langkah yang harus diikuti. Lagu yang akrab bisa memancing senyum, kaki yang mengetuk-ngetuk, atau beberapa kata yang ikut dinyanyikan, bahkan pada hari ketika bercakap-cakap terasa sulit. Yang Anda perlukan hanyalah musik yang tepat untuk orang ini dan waktu yang tenang untuk memutarnya.
Kegiatan musik apa yang cocok untuk orang dengan demensia?
Mendengarkan, bernyanyi, bertepuk tangan, bergoyang, dan membicarakan musik semuanya cocok. National Institute on Aging menyarankan memutar musik, membicarakan musik dan penyanyinya, bernyanyi atau berdansa mengikuti lagu-lagu terkenal, serta menghadiri konser atau acara musik di lingkungan sekitar. Alzheimer’s Association menambahkan bahwa gerakan seperti bertepuk tangan atau berdansa bisa menambah kesenangan, dan bahwa musik bisa menjadi cara untuk terhubung setelah kata-kata menjadi sulit.
Bagaimana menyusun daftar lagu pribadi?
Hal paling berguna yang bisa Anda buat adalah daftar lagu yang bermakna bagi orang ini. NHS juga menekankan musik yang punya makna pribadi. Berikut cara sederhana untuk menyusunnya.
Mulailah dari kehidupannya
- Masa remaja dan usia dua puluhannya. Pikirkan lagu apa yang diputar di radio, di pesta, dan di film ketika beliau masih muda.
- Momen-momen penting. Musik di hari pernikahannya, lagu dansa pertama, album kesukaan saat bepergian bersama keluarga.
- Keyakinan dan budaya. Lagu rohani, musik religi, atau lagu dalam bahasa ibunya atau bahasa daerahnya.
- Pekerjaan dan pengabdian. Drum band, lagu mars, lagu kerja, atau musik yang terkait dengan masa dinas.
- Apa yang diingat keluarga. Tanyakan kepada saudara, anak-anak, dan teman lama apa yang selalu beliau putar atau nyanyikan.
Pikirkan aliran musiknya, bukan hanya lagunya
Jika Anda tidak yakin harus mulai dari mana, coba beberapa menit dari masing-masing aliran berikut dan perhatikan tanggapannya: keroncong, langgam, lagu pop lawas, musik Melayu, dangdut lawas, lagu daerah, rock and roll dan pop Barat lawas, lagu-lagu dari film lama, jazz, lagu rohani, dan musik klasik. Pertahankan yang memancing senyum atau kaki yang mengetuk-ngetuk; tinggalkan yang membuatnya mengernyit.
Buat mudah diputar
- Tanpa iklan. Alzheimer’s Association mengingatkan bahwa iklan bisa menimbulkan kebingungan. Gunakan musik yang sudah diunduh, CD, piringan hitam, kaset, atau layanan tanpa iklan.
- Satu perangkat yang sederhana. Pengeras suara dengan satu tombol besar, atau daftar lagu yang sudah tersimpan dan siap, agar siapa pun bisa memutarnya.
- Dua daftar pendek. Satu daftar tenang untuk menenangkan dan satu daftar riang untuk membangkitkan suasana hati.
- Beri label. Tulis nama orang tersebut dan “musik kesayangan” pada perangkatnya agar keluarga yang berkunjung dan staf perawat juga bisa memakainya.
15 kegiatan musik untuk dicoba
- Mendengarkan bersama. Duduk berdampingan tanpa kegiatan lain. Mendengarkan sudah merupakan kegiatan yang utuh.
- Bernyanyi bersama. Mulailah bernyanyi sendiri. Bersenandung atau menggerakkan bibir mengikuti liriknya juga terhitung.
- Bertepuk tangan atau mengetukkan irama. Tepuk lutut, ketuk meja, atau pakai kendang kecil atau marakas.
- Berdansa pelan. Berpegangan tangan dan bergoyang di dapur, atau berdansa sambil duduk dengan menggerakkan lengan bersama.
- Menari dengan selendang. Lambaikan selendang ringan mengikuti irama, sambil berdiri atau duduk.
- Membicarakan musiknya. Ajak, jangan menguji: “Lagu ini seperti di pesta pernikahan zaman dulu. Ceritakan dong.” Jangan pernah bertanya “Ingat tidak lagu ini?”
- Memutar satu album penuh. Putar album yang beliau sukai, dari awal sampai akhir, sambil minum kopi.
- Melihat sampul album. Sampul piringan hitam atau kaset lama sangat cocok untuk membicarakan mode, mobil, dan wajah-wajah.
- Menonton film musikal. Rekaman film musikal atau konser dari zamannya bisa menjadi malam yang menyenangkan. Beri jeda untuk istirahat.
- Memainkan alat musik yang dikenalnya. Mantan pemain piano atau gitar mungkin senang bermain sederhana. Nantinya, memetik beberapa nada bersama sudah cukup.
- Musik sambil bekerja. Putar lagu kesukaan sambil melipat pakaian atau menata meja makan.
- Lagu pagi. Mulai setiap hari dengan lagu ceria yang sama sebagai bagian dari rutinitas.
- Menyanyikan lagu rohani atau musik religi. Putar musik dari tradisi keyakinannya dan bernyanyilah bersama.
- Bergabung dengan kelompok bernyanyi. NHS menggambarkan kelompok bernyanyi sebagai hal yang baik untuk suasana hati dan kesejahteraan. Tanyakan di sekitar Anda tentang paduan suara yang ramah demensia.
- Menonton musik secara langsung. Konser warga yang singkat atau grup musik di luar ruang. Duduklah di dekat pintu keluar dan pulanglah kapan saja Anda mau.
Untuk permainan kata yang lebih ringan dengan ungkapan yang akrab, coba lengkapi peribahasa, tempat Anda selalu bisa menampilkan ujungnya.
Menyesuaikan musik dengan suasana
Alzheimer’s Association menyarankan memakai musik untuk menciptakan suasana yang Anda inginkan: musik tenang untuk suasana damai, dan lagu riang dari masa muda seseorang untuk membangkitkan semangat.
| Saat | Coba | Tips |
|---|---|---|
| Bangun tidur | Lagu yang akrab dan ceria | Lagu yang sama setiap pagi menjadi penanda yang lembut |
| Pekerjaan rumah | Lagu kesukaan yang riang | Musik bisa membuat pekerjaan terasa seperti ditemani |
| Waktu makan | Musik instrumental yang lembut | Buat pelan agar tidak bersaing dengan kegiatan makan |
| Sore hari | Musik yang tenang dan akrab dengan pencahayaan yang baik | Lihat gelisah menjelang sore |
| Menjelang tidur | Musik yang pelan dan lembut | Turunkan volume dan redupkan lampu bersamaan |
| Tahap lanjut | Lagu-lagu yang paling beliau sayangi, sangat pelan | Duduk dekat dan genggam tangannya |
Tips agar pengalamannya menyenangkan
- Matikan suara lain. Alzheimer’s Association menyarankan menutup jendela dan pintu serta mematikan TV agar musik menjadi satu-satunya suara.
- Jaga volumenya tetap lembut. Musik sebaiknya nyaman, bukan keras. Jika beliau memakai alat bantu dengar, pastikan alatnya terpasang dan berfungsi; lihat pendengaran.
- Waspadai kenangan yang menyedihkan. Sebagian lagu memunculkan rasa duka, perang, atau kehilangan. Jika sebuah lagu membuatnya sedih, hibur beliau dan ganti lagunya.
- Biarkan beliau memimpin. Jika memungkinkan, biarkan beliau memilih musiknya, dan terima jika beliau menolak.
- Berhenti kapan saja. Lima menit musik sudah merupakan kegiatan yang baik. Begitu pula mematikannya dan duduk dengan tenang.
Apa kata penelitian tentang musik dan demensia?
Buktinya masih terbatas. Sebuah tinjauan Cochrane tahun 2025 meneliti 30 studi tentang sesi musik terstruktur, kebanyakan dalam kelompok di panti werdha. Tinjauan itu menemukan bahwa sesi tersebut mungkin sedikit meringankan gejala depresi dibandingkan perawatan biasa, tetapi tidak menemukan efek yang jelas pada agitasi, kesejahteraan, atau kemampuan berpikir dan mengingat, dan tidak ada efek yang bertahan setelah sesi berakhir.
Kami menyarankan musik karena musik adalah cara yang menyenangkan dan tanpa tekanan untuk menghabiskan waktu bersama, bukan sebagai pengobatan. Untuk kegiatan kelompok, lihat kegiatan kelompok di panti werdha; untuk memadukan musik dengan foto dan cerita, lihat kegiatan mengenang masa lalu.
Pertanyaan umum
Musik seperti apa yang paling baik untuk orang dengan demensia?
Musik yang sudah lama dikenal dan disukai orang tersebut, sering kali dari masa remaja dan usia dua puluhannya, bersama musik dari keyakinan, budaya, dan perayaan keluarganya. Jika memungkinkan, biarkan beliau memilih. Perhatikan wajah dan tubuhnya untuk mengetahui apa yang beliau nikmati, dan tinggalkan apa pun yang tampak membuatnya sedih atau gelisah.
Perlukah saya memakai headphone?
Sebagian orang senang memakai headphone karena meredam kebisingan, sementara yang lain merasa tidak nyaman atau bingung. Coba pengeras suara lebih dulu agar Anda bisa mendengarkan bersama. Jika memakai headphone, jaga volumenya tetap rendah dan tetaplah di dekatnya.
Bisakah musik membantu saat gelisah atau sedih?
Musik yang tenang dan akrab bisa membantu menciptakan suasana damai, dan Alzheimer's Association menyarankan memakai musik untuk menciptakan suasana yang Anda inginkan. Cara ini tidak selalu berhasil. Jika beliau tampak tertekan, periksa juga kemungkinan rasa sakit, lapar, kebisingan, atau kelelahan.
Apakah orang dengan demensia tahap lanjut masih bisa menikmati musik?
Banyak yang bisa. Alzheimer's Association mencatat bahwa orang di tahap lanjut mungkin masih mengetukkan irama atau ikut menyanyikan lagu dari masa kecilnya. Duduklah dekat, putar musik dengan pelan, dan genggam tangannya atau bergoyanglah bersama.
Sumber
Kami menautkan lembaga dan studi yang menjadi dasar halaman ini. Masing-masing diperiksa saat halaman diperbarui.
- Music / Art Therapy, Alzheimer's & Dementia · Alzheimer's Association
- Does music-based therapy help people with dementia? · Cochrane
- Adapting Activities for People With Alzheimer's Disease · National Institute on Aging
- Activities for dementia · NHS